Kematian Misterius James Forrestal, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Kematian Misterius James Forrestal

22 Mei 1949 adalah tanggai di mana Menteri Pertahanan AS Pertama, James Forrestal, meninggal dunia. Tepatnya pada pukul 1:50 pagi. Namun seakan tidak dibiarkan tenang, keadaan seputar jam-jam terakhir James Forrestal dibanjiri kontroversi.

Kontroversi tersebut terjadi karena tubuh James ditemukan di kanopi lantai 3 Rumah Sakit Angkatan Laut Bethesda, Maryland pada dini hari, padahal saat itu ia sedang dirawat di ruangan isolasi yang berada di lantai 13.



Lalu apakah James Forrestal memang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 13?  Apakah itu kecelakaan? atau sebenarnya ada sesuatu yang lebih mengerikan sedang terjadi? Mari kita lihat beberapa keanehan dari kematian misterius James Forrestal ini.

 

Awal mula insiden kematian misterius James Forrestal

Rumah Sakit Angkatan Laut Bethesda

Berawal dari tanggal 2 April 1949, yang adalah hari dimana James dibawa ke rumah sakit untuk kebaikannya sendiri dan juga pemerintah Amerika Serikat. Para dokter dan perawat tau bahwa James saat itu sedang berada dalam kondisi mental yang berbahaya.

James menduga .. yang mungkin memang kenyataannya, bahwa ada seseorang yang berbahaya sedang mengawasi setiap gerakannya, dan hal tersebut membuatnya mendapatkan tekanan mental yang besar. Lalu siapakah yang mengawasinya?

Ada tiga tersangka yang berada dalam pikiran James saat itu, yang pertama adalah Agen Rusia, lalu mata-mata yang memang diperintahkan oleh pemerintahan Amerika sendiri, dan yang terakhir adalah FBI J. Edgar Hoover. Nanun siapapun itu, yang pasti hasilnya jauh dari kata baik.

Kematian James Forrestal Yang Penuh Misteri

Sejak berada di rumah sakit, James Forrestal sempat berhenti makan sementara waktu, yang tentunya bukanlah pertanda baik. Dan yang perlu diketahui adalah, bahwa sejak pertama James masuk ke rumah sakit, ia langsung ditempatkan di ruangan isolasi dengan jendela ruangan yang telah dimodifikasi agar tidak dapat dibuka.

Baca Juga:  The Pollock Twins, Si Kembar Yang Terlahir Dari Reinkarnasi

Keluarga James sempat menanyakan mengapa ia ditempatkan di kamar tersebut, yang kemudian di jawab oleh Kapten George N. Raines, kepala psikiater di Bethesda, bahwa hal itu merupakan upaya untuk mencegah James melompat keluar dan melakukan bunuh diri.



Setelah beberapa minggu berada di rumah sakit, kondisi James berangsur-angsur membaik. Nafsu makannya juga sudah mulai kembali, bahkan ketika bertemu dengan teman lamanya, Laksamana Muda Morton Willcutts untuk mengobrol, James dikatakan menyantap steak ukuran besar.

Kondisinya yang mulai membaik nampaknya mulai memberi harapan kepada keluarga dan kerabat James. Namun sayangnya, hal baik tersebut hanya bertahan hingga dua hari kemudian, dimana sebuah insiden kematian misterius muncul ke permukaan.

 

Jam – Jam Terakhir Sebelum Kematian James Forrestal

James Forrestal

Kita akan meilhat jam-jam terakhir sebelum kematian misterius James Forrestal, seseorang yang memegang beberapa rahasia terpenting pemerintah Amerika Serikat ini.

Selama berada di rumah sakit, orang yang ditugaskan untuk mengawasi James adalah Edward Prize, seorang korps Angkatan Laut AS. Mereka menghabiskan waktu cukup lama bersama di rumah sakit, sehingga akhirnya menjadi teman baik.

Saat itu ketika malam semakin larut, James mengatakan kepada Edward bahwa ia tidak membutuhkan pil tidurna lagi, dan ia ingin membaca buku lebih lama lagi. Edward-pun menyetujuinya dan berpikir bahwa itu adalah hal yang positif.

Setelah shift jaga Edward selesai, ia digantikan oleh seorang militer lain yang bernama Robert Wayne Harrison, Jr, dan ssat ini kematian James sudah semakin mendekat.



Pada satu waktu saat shift jaganya itu, Robert meninggalkan ruangan sebentar untuk menjalankan beberapa tugas. Dan pada tiitk itu, semua kejadiannya mulai buram dan tidak jelas, hingga menjadi sesuatu yang tidak pernah bisa diselesaikan hingga hari ini.

Baca Juga:  The Silent Twins, Misteri Si Kembar Yang Selalu Diam

Setelah menjalankan tugasnya, Robert kembali ke kamar James, dan terkejut ketika melihat ia tidak berada di tempat tidurnya dan menemukan jendela kamar yang terbuka.

Robert segera berlari kesana dan menemukan ikatan pakaian rumah sakit James yang tergantung di jendela dan tersambung ke radiator di dekatnya. Tujuannya sudah jelas untuk gantung diri. Namun nampaknya ikatan tersebut tidak cukup kuat untuk menahan beban James sehingga terputus dan membuat James terjun bebas sejauh 10 lantai.

 

Misteri Kematian James Forrestal

Kematian James Forrestal

Pernyataan resmi pemerintah atas kematian James Forrestal adalah “Ia ditinggalkan sendirian di kamarnya dan kemudian bunuh diri”. Mungkin dalam waktu yang singkat tersebut, pikiran James kembali ke keadaan depresi dan status mental yang berbahaya.

Pertanyaan besarnya adalah, mungkinkah James dibunuh? Untuk memastikan bahwa dalam kondisi tidak stabil tersebut, ia tidak mengungkapkan rahasia terpenting pemerintah As kepada orang lain.

Banyak orang yang meragukan bahwa James bunuh diri, karena saat itu James sedang berada dalam salah satu kondisi mental terbaiknya dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, Edward mengungkapkan bahwa James memintanya untuk mengambil alih pekerjaan sebagai supir pribadinya.

Dengan kata lain, itu berarti James sudah membuat rencananya di masa depan setelah kondisinya benar-benar pulih, dan bukan untuk mengakhiri hidupnya.

Selain itu, pada hari kematian James, saudara laki-lakinya, Henry sempat datang dan menuntut rumah sakit untuk menyerahkan James ke dalam perawatannya. Hal ini tentunya dapat menjadi masalah untuk “orang dalam” yang menginginkan James mati, jika memang ada.

Karena jika James dikeluarkan dari rumah sakit, dan diberikan kepada saudara laki-lakinya, maka James akan berada dalam kondisi di luar kendali mereka, sehingga rencana pembunuhan tersebut tidak dapat dijalankan. Jadi kemungkinan rencana pembunuhan tersebut segera dilakukan sebelum penyerahan itu terjadi.

Baca Juga:  Kasus Aneh dan Misterius Hilangnya Michael Dunahee

Misteri Kematian James Forrestal

Dan hal yang membuat banyak orang yakin bahwa ini adalah pembunuhan, selain jendela kamar isolasi yang seharusnya tidak dapat dibuka, adalah karena Robert Wayne Harrison, Jr yang meninggalkan ruangan.

Itu adalah hal yang sangat bertentangan dengan perintah langsung bahwa James Forrestal tidak diperbolehkan ditinggal sendirian apapun keadaanya.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*