Kasus Aneh John Murray Spear dan Misteri Mesin Tuhan

Misteri Dunia

Sejarah selalu diisi dengan individu-individu yang misterius dan penuh teka-teki. Mereka mengisi masa lalu dan selalu dianggap sebagai momok yang munkin tidak dapat kita pahami sepenuhnya. Tokoh-tokoh seperti mereka sering memicu debat dan spekulasi yang tidak ada habisnya selama berabad-abad.

Salah satunya adalah seorang pria yang merupakan tokoh dari gerakan Spiritualis di abad ke-19, yang mengklaim telah membangun sebuah mesin penggerak abadi yang belum pernah dilihat oleh seorang manusia manapun di bumi ini, dan dinamakan dengan Mesin Tuhan.



Lahir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 1804, John Murray Spear memulai kisahnya sebagai pendeta terkemuka pada jaman itu. Masa mudanya diisi dengan menjadi seorang pendeta di Gereja Universalis di Barnstable Massachesetts, dan namanya dikenal dengan cepat di beberapa daerah lainnya.

Pada tahun 1840-an, ia menjadi seorang penasihat reformasi yang blak-blakan, khususnya berfokus pada reformasi penjara dan perburuhan, persamaan hak, penghapusan perbudakan, penghapusan hukuman mati, dan hak-hak perermpuan.

John Murray Spear

John juga dikenal sebagai aktivis sosial yang memprakarsai konvensi anti-perbudakan dan bahkan mengawasi pembangunan jalan kereta api bawah tanah yang bertujuan untuk membantu para budak melarikan diri dari tuan mereka.

Pria yang terkenal dengan pidato meriahnya ini juga berteman dengan seorang abolisionis, Theodore Parker sehingga tidak akan mengejutkan jika ia akan memiliki banyak musuh. Dan memang pada akhirnya, musuh-musuh inilah yang akan menempatkan John di “jalan” yang berbeda, hingga membuat namanya menjadi lebih terkenal dari sebelumnya.

Pada tahun 1844, John memberikan pidato anti-perbudakan di Portland, Maine, ketika tiba tiba segerombolan orang fanatik yang marah mendatanginya dan memukulinya dengan kejam hingga koma serta lumpuh selama berbulan-bulan.

Setelah tersadar dari koma, ia mengatakan dengan semangat bahwa ia mendapatkan berbagai penglihatan dan kunjung spiritual selama ia tidak sadar, namun sebagian besar orang yang mendengarnya menganggap bahwa semua itu hanyalah delirium belaka dari keadaan dan luka-luka yang ia alami.

Mesin Mesias

Setelah keadaannya lebih baik, John tetap menjadi seorang pendeta, tetapi ada sesuatu yang berbeda dengan dirinya sekarang. Ia terus-menerus berbicara tentang pengalaman spritualnya yang luar biasa saat dalam keadaan koma, dan percaya bahwa ada kebenaran di luar sana yang harus ia bagikan. Beberapa kebenaran yang berada di tempat lain selain keyakinannya.

Sampai pada tahun 1851, ia mengklaim bahwa ia menerima pesan dari ayahnya yang sudah meninggal, ia percaya bahwa ia dapat berbicara dengan roh-roh dari balik tabir antara hidup dan mati.

Baca Juga:  Misteri Baldoon dan Penyihir Jahat dari Kanada

Semua yang ia alami membuatnya berkhianat sepenuhnya pada gereja pada tahun 1852, dengan memutuskan semua ikatan yang ia miliki dan terlibat dalam gerakan Spiritualis yang kontra pada saat itu.

Gerakan Spiritualis tersebut berhubungan dengan ritual serta cara-cara mengontak orang yang sudah meninggal, seperti: pemanggilan arwah, mediasi, menggunakan papan ouija, dan penulisan otomatis, dan tentu saja John termasuk dalam salah satunya.



Ia berkecimpung dalam penggunaan ritual tulisan otomatis, dimana dikatakan bahwa kekuatan spiritual mengendalikan tangan seseorang untuk menuliskan sebuah pesan, dan sebuah sesi yang ia lakukan pada tahun 1853 telah benar-benar merubah hidupnya.

John mengatakan bahwa ia telah membuat kontak dengan sekelompok roh yang ia sebut “Electricizers” yang merupakan bagian dari kelompok The Association of Beneficence – Asosiasi Kebaikan.

Ia mengklaim bahwa kelompok tersebut adalah roh-roh dari beberapa pemikir terbesar dalam sejarah, seperti: Thomas Jefferson, serta ilmuwan terkenal seperti: Emanuel Swedenborg dan Benjamin Franklin. Ia juga mengatakan bahwa kelompok ini bekerja di alam baka untuk membantu umat manusai agar dapat mencapai tingkat teknologi dan kesadaran baru.

Dan John mengaku telah dipilih sebagai juru bicara duniawi agar dapat menyampaikan pesan dari alam kematian, dan untuk melaksanakan semua keinginan para Electricizers, ia akan mengumpulkan pengikut-pengikutnya dan memulai komune menyeramkan di Chautauqua County, New York.

New Motive Power


Misteri Dunia: Insiden Misterius Luis Barroso, Penemuan UFO Berujung Kematian


Kabarnya, John secara konstan menerima pesan-pesan dari Electricizers yang berisikan segala macam penemuan canggih, yang telah dipikirkan oleh para pemikir dan ilmuwan besar namun belum dapat terwujud selama masa hidup mereka, bahkan beberapa diantaranya lebih maju dari jaman mereka.

John juga menguraikan beberapa rencana terkait perangkat listrik, sirkular, kota mandiri, komputer, mesin berpikir, pesawat terbang dan masih banyak lagi. Namun yang paling aneh dari semuanya adalah, ketika ia menyebutkan sebuh penemuan dengan nama, “Motif Kekuatan Baru,” Mesias Baru,” “Mesin Tuhan,” dan “Hadiah Terakhir Tuhan yang Terbaik Untuk Manusia”.

Penemuan tersebut pada dasarnya adalah sebuah mesin yang akan berfungsi sebagai perangkat gerak abadi yang dikatakan dapat menciptakan energi tak terbatas selama-lamanya untuk bisa memperkuat upaya manusia mencapai keabadian.



Mesin tersebut akan menarik kekuatan alam lalu memperkekalkan dan bahkan mungkin mereplilkasi diri yang akan berfungsi sebagai Mesias untuk membawa manusia ke zaman dan tingkat spiritual yang lebih tinggi, dan disebut juga sebagai “Gerakan massal praktis untuk penebusan dosa umat manusia”.

Baca Juga:  Insiden Misterius Luis Barroso, Penemuan UFO Berujung Kematian

John bahkan mengambil langkah yang lebih jauh dengan mengklaim bahwa mesin ini akan menjadi bentuk fisik dari Tuhan di bumi, dan melaluinya para malaikat dapat berbicara kepada manusia.

Kedengarannya sangat luar biasa, ya? Tapi masyarakat perlu bukti, jadi pertama-tama ia harus membuat mesin tersebut lebih dahulu.

Mesin Tuhan

John mengatakan bahwa ia telah mendapatkan rencana mendetail untuk perangkat mesin tersebut dari bimbingan spiritualnya.

Mesin itu akan dibuat dari tembaga, seng dan magnet menggunakan roda-roda gigi, serta beberapa komponen dan pergerakan yang rumit nan canggih. Semuanya telah tertuliskan lengkap dengan anggota tubuh dan mekanisme pernapasan aneh yang mirip dengan makhluk hidup.

Pada tahun 1853, konstruksi mesin dimulai di sebuah gudang kayu sederhana di puncak High Rock Hill, yang menghadap ke Lynn, Massachusetts dan memakan waktu hingga 9 bulan dengan biaya yang diperkirakan (dengan nilai uang saat ini) mencapai $50.000 untuk menyelesaikannya.



Sebagai bagian dari proses pembangunan alat aneh tersebut, John menempatkan dirinya dalam setelan yang dibuat khusus dengan logam, baut permata dan strip tembaga.

Ia bahkan mengorganisir “kelahiran” mesin tersebut melalui seorang medium bernama Ms. Mettler. Ia telah menyiapkan sebuah “sambungan plasenta” untuk menghubungkan dan mengalirkan energi kehidupan Ms. Mettler kepada mesin tersebut.

Mrs. Mettler dikatakan telah ditunjuk oleh roh-roh Electricizers sebagai “Sang Maria dari Kebebasan Baru”. Awalnya ia mulai merasakan sakit dan kecemasan terkait dengan kehamilan, namun ia sendiri bingung karena ia tidak pernah berhubungan intim dengan siapapun sebelumnya. Hingga akhirnya John menghubunginya dan memberi instruksi untuk pergi ke puncak High Rock Hill.

Ketika sampai di sana, sudah ada John dan para pengikutnya yang menunggu. Ms. Mettler kemudian berjalan mendekati mesin tersebut, dan tiba-tiba ia kehilangan kesadaran, setelah itu John kemudian menyambungkan “sambungan plasenta” ke Ms Mettler untuk memasukan energi kehidupannya ke dalam mesin tersebut.

Pada saat itu, mereka yang mengamati bersumpah bahwa mereka melihat mesin tersebut bergerak, meskipun hanya sedikit. Dan mereka meyakini bahwa para roh telah menunjukan kekuatan fenomenal mereka dengan menciptakan sebuah mesin yang disebut:

Seni dari semua Seni, Ilmu dari semua Ilu, Mesias baru, Batu Bertuah,  Penyingkapan Rohani Terbesar Abad ini, dan Hadiah Terakhir Tuhan yang Terbaik Untuk Manusia.

Kelahiran Mesin Tuhan

Namun di sisi lain, para spiritualis lainnya menganggap semua itu hanyalah delusi dari seorang John Murray Spear yang telah kehilangan akal, salah satunya adalah Andrew Jackson Davis yang memiliki posisi tinggi dalam gerakan tersebut.

Baca Juga:  Kematian Misterius James Forrestal, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Andrew kemudian menulis komentar pedas mengenai semua yang dilakukan oleh John, dan komentar tersebut juga didukung oleh spiritualis lainnya yang mulai mencemooh dan skeptis kepada John.

Sampai pada akhirnya John dan para pengikutnya menerima ejekan dan hinaan secara terbuka, bahkan ketika mereka membela keyakinan dan eksperimen mereka dan melakukan kegiatan mereka di pengasingan.

Tetapi pada akhirnya apa yang semua orang mungkin pikirkan sekarang adalah, apakah itu benar-benar berhasil? Ya, itu tergantung pada siapa kamu bertanya. 

Beberapa saksi yang ada di sana ketika mesin tersebut “dihidupkan” mengatakan bahwa mesin itu bergerak dengan kemauannya sendiri, serta menunjukkan “Garis denyut dan beberapa gerakan spontan”

Gerakan-gerakan tersebut konon berlangsung beberapa kali, terkadang hampir tak terlihat, dan dianggap oleh orang-orang yang percaya sebagai rupa seorang bayi lemah yang baru “dilahirkan” dan diprediksi akan menjadi semakin kuat seiring berjalannya waktu.



Sedangkan disisi lain, banyak orang yang tidak begitu terkesan dengan mesin tersebut dan menganggap semuanya hanya sebuah kegagalan dan kebohongan. Menanggapi hal tersebut, John dan para pengikutnya membongkar mesin itu dan memindahkannya ke Randolph, New York, dimana mereka bertujuan akan membangunnya kembali.

Namun sayangnya sebelum melakukan hal tersebut, nampaknya orang-orang yang tidak suka dengan semua yang dilakukan John membobol gudang penyimpanan mesin itu, dan menghancurkannya hingga tak bersisa.

Setelah itu tidak ada upaya lebih lanjut untuk menciptakan kembali mesin itu, dan John mengklaim bahwa ia telah diperintahkan oleh Electrizers untuk meninggalkan proyek tersebut.  Dan John-pun hidup dengan melanjutkan aktivisme sosial dan kehidupan spirtualismenya yang baru hingga akhirnya ia meninggal pada Oktober 1887, di kota Philadelphia. 

Beberapa tahun setelahnya muncul konspirasi bahwa “Mesin Tuhan” tidak pernah benar-benar dihancurkan, melainkan John dan para pengikutnya yang akhirnya berhasil menyempurnakan mesin tersebut. Salah satu buktinya adalah karena tidak adanya berita yang menguatkan bahwa mesin itu benar-benar dihancurkan.

Teori lainnya mengatakan bahwa mesin itu disembunyikan dan dirahasiakan kepada dunia oleh John dan para pengikutnya sendiri. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa mesin tersebut masih ada hingga sekarang. Pada tahun 2019 diklaim bahwa mesin tersebut ditemukan di Colorado.

Mesin Tuhan ditemukan Di Colorado

Pada akhirnya hanya ada sedikit bukti yang tertinggal untuk semua ini, tidak ada yang tahu seberapa dekat John dengan mimpinya tersebut. Ia sekarang hanya menjadi bagian dari sebuah enigma, bagian dari sebuah sejarah gerakan spiritualis dan sebuah kejadian historis yang benar-benar penuh misteri.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*