Kasus Aneh Jeannie Saffin, Wanita Yang Terbakar Secara Hidup-hidup

Ada satu fenomena yang lazim di dunia paranormal dan dunia media jugs mulai melakukan penelitian dalam hal ini, fenomena ini disebut pembakaran manusia secara spontan atau Spontaneous Human Combustion. Insiden ini biasanya melibatkan seseorang yang secara misterius meledak dan terbakar oleh api yang berasal dari tubuhnya sendiri hingga hangus tanpa alasan yang jelas.

Dan yang lebih anehnya adalah benda-benda lain di sekitar korban sama sekali tidak tersentuh oleh kebakaran tersebut, bahkan kursi yang didudukinya. Kasus semacam ini tidak hanya terjadi sekali saja, tetapi sudah beberapa kali sejak abad lalu, dan ini adalah salah satu yang paling mengerikan dan membingungkan.

Kasus Aneh Jeannie Saffin

Lahir di Edmonton, London pada tahun 1921, wanita bernama Jeannie Saffin memiliki kehidupan yang cukup … rumit. Dia menderita cacat lahir yang sangat menghambat pertumbuhan mentalnya, hingga dia tidak pernah bisa melampaui kemampuan mental seorang anak-anak.

Dia tidak pernah bisa hidup sendiri atau mengurus dirinya sendiri, jadi pada usia 61 tahun, Jeannie yang belum menikah, yang secara mental masih berusia 6 tahun, tinggal bersama ayahnya yang berusia 82 tahun, Jack Saffin.

Terlepas dari kekurangan yang dimiliki Jeannie, mereka berdua hidup dengan bahagia, setidaknya hingga suatu malam di tahun 1982 dimana kehidupan mereka mulai diselimuti horor dan misteri aneh yang masih diperdebatkan hingga hari ini, dan menjadi salah satu kasus yang paling banyak dibicarakan tentang Spontaneous Human Combustion.

Jeannie Saffin Terbakar Secara Hidup-hidup

Pada tanggal 15 September 1982, Jeannie berada di rumah bersama ayah dan saudara iparnya, Don Carroll. Itu adalah malam yang sangat biasa dan damai, tanpa ada yang mencurigakan dan tak mungkin ada satu orangpun yang dapat mengetahui bahwa sesuatu yang sangat aneh dan mengerikan akan terjadi.

Semuanya dimulai ketika Jack berada di dapur untuk menyiapkan makan malam dan Jeannie sedang duduk dengan tenang di kursinya yang biasa di dekat meja. Di beberapa titik Jack melihat kilatan cahaya dari sudut matanya, dan terkejut ketika melihat putrinya… terbakar.

Namun anehnya, Jeannie dilaporkan hanya duduk di sana dengan tenang tangannya berada dipangkuannya saat api menyebar dengan cepat. Dia tidak berteriak atau menjerit, hanya duduk di sana saat api menghanguskannya.

Kasus Aneh Spontaneous Combustion Jeannie Saffin

Carroll yang juga melihat kejadian tersebut mengatakan bahwa ketika api mencapai wajah Jeannie, dia seolah menyemburkan api yang “keluar dari mulutnya seperti naga dan membuat suara menderu. ”

Jack dan Carroll langsung bertindak, berhasil memadamkan api yang berkobar dengan air dari dapur, tetapi meskipun Jeannie masih hidup pada saat itu, dia mengalami luka bakar yang parah. Dia dilarikan ke unit luka bakar di Rumah Sakit Mount Vernon dengan ambulans, tetapi secara tragis dia mengalami koma dan meninggal karena luka bakarnya 8 hari kemudian.

Yang menakutkankan adalah, pada saat dia masih sadar tidak pernah berteriak kesakitan, lebih tepatnya hanya menatap ke angkasa seolah-olah dalam keadaan “kosong”.

Terlepas dari fakta bahwa luka bakarnya sangat serius, dokter cukup terkejut ketika melihat bahwa daging wanita itu telah terbakar sampai ke lemak subkutan, dengan sebagian besar kerusakan terfokus di wajah, perut, dan tangannya yang tidak lebih dari sekedar tengkorak.

Fakta yang juga sangat aneh adalah bahwa pakaian yang dikenakan Jeannie ternyata hanya hangus ringan di beberapa tempat, dan tidak terbakar habis seperti yang seharusnya jika melihat kondisinya.

Misteri Kematian Jeannie Saffin

Ketika penyidik memeriksa tempat kejadian, mereka semakin dibingungkan dengan beberapa detail yang aneh. Mereka memperhatikan bahwa kursi yang diduduki Jeannie dan dinding di sekitarnya tidak bertanda dan tidak rusak oleh api atau asap, dan bukan hanya itu, tetapi tidak ada sumber nyala api yang jelas.

Api terdekat yang mungkin bisa menyebabkan kejadian tersebut berjarak sekitar 5 kaki, dan dalam bentuk lampu pilot untuk kompor gas, tapi dia tidak berada di dekat sana dan kompor itu dilindungi oleh tudung panggangan yang akan mencegahnya untuk menyulut seseorang. Selain itu, Donald Carrol akan bersikeras bahwa lampu pilot bahkan belum dinyalakan pada saat itu.

Kemungkinan lain adalah bahwa Jack diketahui merokok dengan pipa rokok, dan ada dugaan bahwa bara api yang nyasar bisa saja mengena Jeannie, tetapi Jack dan Carroll sama-sama setuju bahwa dia tidak sedang merokok pada saat itu, dan polisi memang menemukan tembakau segar yang belum terbakar di pipa di atas meja.

Jadi bagaimana kobaran api itu tercipta? Tidak ada yang tahu. Polisi memang mempertimbangkan fakta bahwa Jack dan Carroll mungkin telah berbohong tentang apa yang sebenarnya terjadi, tetapi tidak ada bukti bahwa memang demikian.

Kasus Aneh Spontaneous Combustion

PC Leigh Marsden dari Kantor Polisi Edmonton kemudian sampai pada kesimpulan bahwa itu adalah kasus Spontaneous Human Combustion, tetapi petugas koroner tidak setuju, dengan mengatakan “tidak ada hal seperti itu” dan secara resmi menyatakan bahwa itu adalah putusan terbuka tentang kematian karena “misadventure” atau kecelakaan oleh seseorang yang tak bermaksud melukai.

Ini masih belum benar-benar menjawab apa yang sebenarnya terjadi pada Jeannie Saffin. Apa yang menyebabkan dia termakan oleh kobaran api seperti itu hingga hangus? Mengapa bagian tertentu dari tubuhnya terbakar lebih parah dan mengapa dia tidak berteriak atau meronta kesakitan?

Suara menderu apa yang terdengar oleh saksi? Dan yang paling aneh adalah, bagaimana benda-benda di sekelilingnya tidak ada yang ikut terbakar?

 

Di tahun-tahun berikutnya ada berbagai upaya untuk mencoba dan menjelaskan kejadian ini, tetapi tetap ada beberapa lubang dalam cerita yang ditemukan dan tak dapat dijelaskan.

Misalnya, sementara sebagian besar versi menceritakan tentang pakaian Jeannie yang tidak terbakar, tetapi ditemukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Joe Nickell bahwa salah satu paramedis di tempat kejadian sebenarnya menyatakan bahwa pakaiannya juga terbakar, dan merekalah yang mematikan api tersebut dengan handuk basah.

Mengenai bagaimana api mulai menyala, Nickell juga bersikeras bahwa Jack kemungkinan besar merokok sebelumnya, dan mungkin beberapa bara api telah mendarat di pakaian Jeannie hingga membara, baru kemudian menyala semakin besar karena aliran udara.

Fakta lain yang ditemukan kemudian, adalah Jack Saffin yang sebenarnya tuli, membuat kesaksiannya tentang apa yang telah terjadi mungkin tidak sepenuhnya dapat diandalkan. Suara menderu itu kemungkinan besar disebabkan oleh penguapan air yang cepat dari tubuh Jeannie, dan kurangnya respons rasa sakit bisa jadi karena syok atau mungkin obat-obatan yang dia konsumsi.

Namun, bahkan jika argumen skeptis ini benar, kita dibiarkan bertanya-tanya tentang bagaimana tubuh seorang Jeannie Saffin dapat terbakar dengan begitu spektakuler dan mengapa tidak membakar apapun di sekitarnya.

Fenomena Spontaneous Human Combustion

Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, dan pada kenyataannya sangat sulit untuk terbakar, apalagi terbakar sepenuhnya dalam kurun waktu singkat seperti yang ada di kasus Jeannie Saffin, hal ini dapat kamu atau siapapun buktikan dengan melihat proses mengkremasi seseorang.

Lalu bagaimana mungkin dia bisa tiba-tiba terbakar begitu hebat hingga ke tulang dalam rentang waktu hanya beberapa menit saja?

Salah satu teori yang ada mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh apa yang disebut “efek sumbu,” teori ini berdasarkan pada gagasan bahwa lemak dalam tubuh manusia dalam keadaan tertentu dapat bertindak seperti sumbu lilin.

Hanya saja proses ini akan memakan waktu berjam-jam untuk menyebabkan jenis pembakaran yang terlihat seperti yang dialami oleh Jeannie. Sedangkan dia hanya terbakar selama satu atau dua menit paling lama.

Mary Reeser, Korban Pertama Yang diketahui Mengalami Spontaneous Combustion
Mary Reeser, Korban Pertama Yang diketahui Mengalami Spontaneous Combustion tahun 1951

Misteri keras kepala seperti inilah yang membuat kasus ini tetap hidup, dan bahkan ada yang menganggap ini tidak hanya kasus asli dan luar biasa dari fenomena Spontaneous Human Combustion, tetapi juga satu-satunya kasus yang diketahui dan dilihat oleh saksi secara langsung saat itu terjadi.

Beberapa peneliti bahkan melangkah lebih jauh dan menyarankan bahwa pembakaran spontan manusia bisa jadi lebih aneh daripada yang terlihat. Ilmuwan Larry Arnold telah mempelajari fenomena tersebut selama beberapa dekade, dan yakin bahwa ada sesuatu yang disebutnya “Api Leynes”, yang merupakan titik panas geografis untuk Spontaneous Human Combustion dan yang menurutnya memiliki konsentrasi tinggi di Inggris.

Dia mengatakan tentang ini:

Ada lebih banyak kasus di Inggris per kepala populasi daripada di mana pun di dunia, sebuah kartografi pembakaran yang sesungguhnya. Jika Anda berada di tempat yang salah pada waktu yang salah, Anda, anjing Anda, mobil Anda, atau rumah Anda, kemungkinan besar akan terbakar.

Kami tidak punya cara untuk menjelaskan kasus-kasus ini selain gagasan bahwa orang-orang ini membakar diri mereka sendiri dari dalam ke luar. Kami memiliki bukti medis untuk menunjukkan ini dan saksi – bahkan yang selamat. Ini sama anehnya dengan alam, namun sains yang mainstream tidak akan menerima hal itu bisa terjadi.

Ada segala macam penjelasan yang dikemukakan tentang mengapa pembakaran manusia secara spontan dapat terjadi, mulai dari yang biasa dan praktis hingga yang benar-benar aneh, dan meskipun semuanya telah dibahas dan diperdebatkan untuk waktu yang sangat lama, tampaknya tidak ada kesepakatan yang tegas dna resmi akan fenomenal ini.

Sementara itu, kasus-kasus mengerikan ini masih berdatangan dari waktu ke waktu, dengan yang dialami oleh Jeannie Saffin, yang merupakan kasus agak baru dan memiliki “keuntungan” tambahan karena ada saksi yang melihat fenomena aneh tersebut.

Menurutmu, apa yang terjadi dengan Jeannie Saffin? Bagaimana dia bisa tiba-tiba dilalap api dan terbakar sampai ke tulang hanya dalam beberapa menit tanpa sumber alasan yang jelas? Bisakah ini entah bagaimana dijelaskan dalam istilah rasional, atau apakah ini contoh kekuatan di luar pemahaman kita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*