Rumah Misteri

Untuk Pencinta CreepyPasta, Misteri dan Konspirasi Dunia

Yamanoke (aka Tensoumetsu) Legenda Urban Jepang

Yamanoke
Legenda Urban

Yamanoke atau beberapa sumber lain menyebutnya Yamanokai (山の怪) yang artinya “Misteri Gunung”, adalah sebuah Legenda Urban yang berasal dari Jepang bagian utara, tepatnya di perfektur Miyagi dan Yamagata.

Di bawah ini adalah sebuah kisah yang terkenal di forum 2chan dan diklaim sebagai “kisah nyata” dari seseorang yang bertemu dengan sosok Yamanoke.

•••

Kejadian ini berawal dua minggu yang lalu. Aku dengan putriku memutuskan untuk liburan ke gunung menggunakan mobil. Sebelum memasuki jalur gunung, kami memutuskan untuk makan terlebih dahulu di sebuah restoran.

Selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan. Dan saat itu aku berpikir mungkin melewati jalur lain akan terasa lebih seru daripada melewati jalur utama.

Akhirnya aku mencoba memasuki sebuah jalur yang lebih kecil dan memutuskan untuk melakukan sedikit “petualangan” dengan putriku di liburan kali ini. Namun di tengah perjalanan tiba-tiba mobilku mogok.

Kami terdampar di tengah jalan pegunungan dengan hutan di sisi kiri dan kanan kami. Ponselku tidak mendapatkan sinyal sedikitupun dan aku tidak tahu apa yang salah dengan mobilku. Untungnya, putriku masih terlihat tenang.

Aku benar-benar bingung. Tidak mungkin aku kembali ke restoran tadi, bisa memakan waktu berjam-jam jika berjalan kaki. Akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat di mobil, dan berharap ada orang lain yang melewati jalan ini.



Senjapun berganti menjadi malam, hawa dingin di luar mulai menembus kulit kami, ditambah dengan suasana sunyi yang membuat kami semakin gemetar. Hanya suara daun yang sesekali terdengar bergesekan karena terpaan angin.

Entah mengapa malam ini terasa sangat panjang. Putriku sudah tertidur di sebelahku, dan mungkin sebaiknya aku juga tidur. Menyimpan tenaga jika esok pagi aku terpaksa berjalan kaki mencari bantuan.

Aku menutup mata, namun tiba-tiba saja aku dikejutkan dengan suara,  “Ten (ken?) .. Sou .. Metsu ..”

Pada awalnya kukira aku salah dengar, jadi aku kembali menutup mataku mencoba untuk tidur. Namun ternyata suara tersebut terdengar berulang-ulang dan semakin dekat, ketika aku membuka mata ..

.. terlihat sebuah sosok berwarna putih yang sedang bergerak ke arah mobilku. Gerakannya sangat aneh. Jika digambarkan, makhluk itu mirip monster Jamila Ultraman. Ia terlihat tidak memiliki kepada, lalu kakinya hanya satu. Makhluk tersebut terlihat melompat-lompat mendekat ke arah kami.

Tensoumetsu

Saat itu aku benar-benar takut, rasanya aku ingin berteriak tapi aku tidak mau membangunkan putriku dan membiarkannya melihat makhluk menyeramkan tersebut. Tidak ada yang bisa kulakukau, mobilku tidak mau menyala dan makhluk tersebut terus mendekati kami.

Tapi … ternyata ia bergerak melewati mobilku, dan saat itu aku mendengar ia mengucapkan “Ten .. Sou .. Metsu ..” 

Suara tersebut terdengar semakin menjauh, saat aku melihat ke belakang, aku akhirnya bisa bernapas lega karena dia sudah tidak ada di sana.

Namun saat aku melihat ke arah putriku, ternyata makhluk tersebut ada di sana, menatap kami di balik kaca mobil!

Dengan jarak sedekat itu, aku baru bisa melihat ternyata makhluk tersebut memiliki wajah di dadanya. Wajah itu tersenyum mengerikan ketika menatap putriku. Saat itu, aku benar-benar marah dan berteriak “Brengsek!”

Setelah itu, makhluk tersebut menghilang, dan putriku terbangun karena terkejut mendengar teriakanku, maksudku itulah yang aku kira. Namun ternyata ketika putriku terbangun, ia tiba-tiba menggumam “Berhasil Masuk! .. Berhasil Masuk! Masuk .. Masuk … Masuk … “

Firasatku benar-benar buruk ketika melihat hal tersebut. Kami harus segera pergi dari sini. Berulang-ulang aku memaksa monilku untuk menyala, dan akhirnya berhasil.

Aku langsung menginjak pedal gas dalam-dalam dan mengnggalkan tempat tersebut.

Sepanjang perjalanan putriku tidak berhenti menggumam tak jelas. Aku ketakutan, aku ingin secepatnya pergi ke tempat yang ramai agar perasaanku lebih tenang, hingga tiba-tiba putriku berkata  “Ten… Sou… Metsu…”

Aku semakin takut, sepertinya ia sudah bukan lagi putriku, dan aku tidak tahu harus berbuat apa. Untungnya aku menmukan sebuah kuil di tengah gunung, dan di sebelahnya aku melihat sebuah rumah kecil dengan lampu yang masih menyala. – yang ternyata rumah pendeta kepala kuil.

Kuil di Tengah Hutan


Urban Legend: The Smith Sisters, Pembunuhan Secara Anonim


Aku segera menggendong putriku dan berlari ke rumah itu.

Aku menekan bel dan mengetuk pintu berulang kali, hingga akhirnya seseorang keluar dan ternyata benar ia adalah pendeta kepala kuilnya.

“Apa yang terjadi!?” ucapnya terkejut ketika melihat aku dan putriku.

Akupun menceritakan semua kejadian yang kualami, termasuk makhluk menyeramkan tersebut.

Pendeta tersebut menatapku dengan iba. Ia kemudian membacakan semacam mantra dan memukul pelan bahu dan punggung putriku.

Ia berkata bahwa putriku kerasukan Yamanoke, dan untungnya aku langsung membawanya ke sini, karena jika seseorang kerasukan oleh makhluk tersebut selama 49 hari, maka keadaannya sudah tidak tertolong.

Pendeta itu mengatakan ia memang tidak dapat langsung mengusir makhluk tersebut, namun ia akan melakukan ritual pengusiran Yamanoke, dan itu harus dilakukan setiap hari sebelum sampai ke hari-49.



Aku kemudian menelepon istriku, dan menjelaskan keadaan kami berdua di sini. Untungnya ia percaya. Pendeta juga melarangku untuk membawa pulang putriku dalam keadaaan seperti ini, karena istriku dapat ikut kerasukan.

Ia berkata bahwa Yamanoke selalu merasuki perempuan, dan hingga ritual pengusiran selesai dilakukan, putri dan istriku tidak boleh saling bertemu.

Sudah dua minggu berlalu, pendeta masih terus merawat putriku. Aku menjenguknya setiap hari, dan aku tidak tahu apakah ritual tersebut akau berhasil. Setiap aku melihat putriku, ia selalu membalasnya dengan senyuman dan tatapan yang mengerikan.

Aku harap semua dapat kembali seperti semula. Aku sarankan untuk kalian semua, sebaiknya berhati-hatilah ketika berjalan-jalan ke pegunungan.

ps: Author belum menemukan arti jelas dari “Tensoumetsu”.  Kata tersebut selalu ditulis dalam katakana, meski ada yang mencari tahu arti kanjinya. Kemungkinan itu hanya kata-kata tidak jelas yang tidak memiliki makna. 

Please follow and like us:
20
20
fb-share-icon20