Review Film Serial 30 Coins, Kisah Horor Unik tentang Proporsi Alkitab

Review Film Serial 30 Coins

Review Film Serial 30 Coins – Álex de la Iglesia adalah pembuat film dengan reputasi humor yang sangat kelam, kekerasan yang mencolok, dan kemampuan yang mengesankan untuk memadukan beberapa genre sekaligus. Semuanya ditampilkan penuh dalam filmnya yang hits seperti The Day of the Beast, Witching and Bitching, The Last Circus, dan masih banyak lagi.

Pembuat film horor yang terkenal itu sekarang mengalihkan fokusnya ke televisi, memutar serial delapan episode yang melambungkan tim yang tidak terduga ke dalam konspirasi gelap dan firasat yang memicu pertempuran alkitabiah antara kebaikan versus kejahatan.

Melalui visi de la Iglesia, kisah setan klasik tentang potensi kerusakan di Vatikan malah menjadi sesuatu yang jauh lebih berat dan lebih menarik berdasarkan tujuh episode pertama yang diputar untuk direview.

Sipnosis Film Serial 30 Coins

Serial Horor 30 Coins

Review Film Serial 30 Coins membawa Pastor Vergara (Eduard Fernández), seorang mantan narapidana, petinju, dan pengusir setan yang diasingkan oleh gereja untuk menjadi pendeta di sebuah desa terpencil di Spanyol setelah melakukan pengusiran setan yang gagal.

Dia menggunakan jabatan barunya sebagai sarana untuk menekan masa lalunya, tetapi hal tersebut menjadi rumit ketika kota dikepung oleh serangkaian peristiwa yang semakin aneh.

Seekor sapi melahirkan bayi manusia, penduduk desa mendengar suara-suara dan berubah menjadi agresif, papan Ouija yang muncul dengan bahaya tambahan, dan realitas yang terdistorsi lainnya dengan frekuensi yang semakin meningkat.

Bersama Vergara, Walikota Paco (Miguel Ángel Silvestre) dan dokter hewan lokal Elena (Megan Montaner), Vergara mulai mencari jawaban. Mereka menemukan bahwa salah satu dari 30 keping perak Yudas yang dibayarkan untuk pengkhianatan Yesus adalah pusat dari semuanya.

 

Mereka harus bekerja sama untuk melawan kekuatan Neraka dan organisasi agama rahasia yang bertujuan mengumpulkan semua 30 koin tersebut.

Adegan Film Serial 30 Coins

Penulis / Director Alex de la Iglesia, menulis bersama Jorge Guerricaechevarría, memulai film serial 30 Coins dengan pembukaan yang mengejutkan di mana seorang pria masuk ke bank kelas atas dengan senjata penuh peluru, dan menembakannya ke lemari besi.

Dia mengambil sebuah benda, membawanya ke pendeta misterius yang menunggu di dalam mobil, lalu meninggal karena cedera. Ini adalah adegan aksi yang menggoda dari konspirasi yang lebih besar sebelum jalur cerita mulai melambat untuk fokus pada dinamika dalam desa kecil di Spanyol.

Memusatkan misteri menyeluruh dari perspektif kota pedesaan yang bukan hanya cara cerdik untuk mendorong misteri maju tetapi juga menggunakan penduduknya sebagai perwakilan penonton, itu membangun dinamika karakter yang semakin rumit dan membuat serial 30 Coins menjadi film yang menarik.

Film Serial 30 Coins HBO

Kembali ke Elena, seorang dokter hewa yang dicintai, sekaligus juga merupakan sumber gosip bagi warga desa karena hilangnya suaminya dua tahun lalu dan hubungannya dengan Paco sang walikota. Ada ketertarikan yang jelas dan ikatan yang kuat antara Elena dan Paco, yang memberi sedikit masalah bagi istri Paco, Merche (Macarena Gómez).

Baca Juga:  Musim Baru American Horror Story Difilmkan di Kota Hantu Massachusetts

Pastor Vergara yang menjadi orang baru di desa tersebut, dan sikapnya yang tertutup hanya memicu gesekan ketika keadaan mulai menjadi aneh dengan cepat. Posisi mereka menempatkan Elena, Paco, dan Vergara berada di garis depan yang dianggap sebagai pasukan jahat yang turun ke desa.

Konflik dan kerahasiaan cenderung terus merusak kemampuan mereka untuk bersatu. Begitu pula dengan paranoia dan ketidakpercayaan yang tumbuh di antara warga.

Review Film Serial 30 Coins

Pembuatan karakter dan drama yang ada membuat rasa penasaran semakin mengakar, meskipun pandangan unik de la Iglesia tentang horor menjadi pemicu utamanya.  Ekspetasi yang paling umum untuk setiap genre film pengusiran setan dan konspirasi Vatikan adalah berakhirnya drama yang sudah dibangun dan mengubahnya menjadi film “horor kerasukan”.

Namun menariknya, 30 Coins mematahkan ekspetasi tersebut sejak dari episode satu, berkat alur cerita aneh dan unik dari sang sutradar yang menampilkan seorang bayi, atau suatu makhluk?

Saat setiap episode melanjutkan cerita menggunakan objek terkutuk yang berbeda, keajaiban yang menyesatkan, atau komplikasi baru terhadap serangan teror kota, jelas bahwa de la Iglesia dan Guerricaechevarría tidak berminat untuk mengubah zona nyaman mereka.

Format episodik awal akan memperlihatkan bahwa 30 Coins memliki cerita yang mondar-mandir dan pasang-surut, tetapi semakin lama iramanya akan semakin cepat karena potongan-potongan yang tadinya membingungkan akan mulai menyatu ke dalam alur cerita utama.

De la Iglesia terus menjadi ahli dalam genre mendongeng, menggunakan selera humornya, kekerasan brutal dan pertumpahan darah, dan melibatkan pemeriksaan kondisi manusia untuk mengeksplorasi tema teologis kuno melalui lensa modern.

30 Coins menjaga drama mereka tetap di garis depan, ditambatkan dengan penampilan fantastis oleh trio pemeran utamanya, yang harus menghadapi situasi aneh, seram, dan ganjil dalam membentuk satu pertarungan epik antara “tim baik” dan “tim jahat” yang sangst kuat.

Perjalanan kisah mereka ini tidak hanya layak untuk ditonton, tetapi 30 Coins terus menunjukkan mengapa de la Iglesia adalah master horor modern.

30 Coins tayang pada 4 Januari 2021, dengan dua episode pertama ditayangkan secara berurutan di HBO. Episode selanjutnya akan dirilis setiap hari Senin, dan serial tersebut juga akan tersedia untuk streaming di HBO Max.

Review Film Serial 30 Coins ini akan Rumah Misteri tutup dengan rating 4 minions.

Rating Film Serial 30 Coins

There are things known and there are things unknown, and in between are the doors of perception ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
error: Alert: Konten Dilindingi !!