Dark Riddles: Pria di Jalan

Pria di Tengah Jalan
Teka-Teki Seram

Aku tinggal di Wyoming, dan sangat sedih ketika teman baikku, Esme, harus kembali ke kampung halamannya di Kastoria, Yunani. Tetapi, di suatu musim panas, aku berhasil mengumpulkan banyak poin dari sebuah program travel, jadi aku bisa mengunjunginya.

Kami pergi ke salah satu restoran yang ada di kampung halamannya dan menyantap salad yang sangat lezat. Sekitar pukul 10 malam, kami memutuskan untuk langsung kembali ke apartemen Esme, dan di tengah perjalanan kami melihat seorang pria di kejauhan.

Dia tergeletak di jalan seperti seseorang yang sedang terluka, menopang dirinya sendiri dengan satu tangan.

“Aku lupa membawa kacamataku” kata Esme sambil menyipitkan mata ke pria tersebut. “Apakah orang itu butuh bantuan?” 

Aku langsung memanggil pria itu, dan menanyakan apakah dia baik-baik saja dengan sedikit berteriak. Saat itu memang cukup gelap, tapi aku masih dapat melihat dengan jelas bahwa pria tersebut mengangguk kepadaku. Itu berarti dia baik-baik saja.

“Dia baik-baik saja,” kataku pada Esme. “Ayo pergi.” 

Keeseokan paginya, aku melihat laporan berita bahwa seorang pria ditabrak mobil dan tewas di jalan tersebut.

“Kita melihat seorang pria di jalan itu tadi malam, kau ingat?” Aku mencoba mengingatkan Esme, dan menceritakan keseluruhan kejadian semalam.

Esme kemudian terkejut dan terlihat sangat menyesal. Dia berkata “Aku berharap aku tidak melupakan kacamata ku tadi malam, dan mungkin pria itu tidak akan tewas” 

 

Jawaban

Di Yunani, mengangguk artinya adalah “Tidak”. Jadi ketika si Aku bertanya kepada pria tersebut apakah dia baik-baik saja, dan pria tersebut mengangguk, itu berarti bahwa dia sedang tidak baik-baik saja. Dan seandainya Esme membawa kacamatanya, maka dia bisa melihat dan mengerti hal tersebut karena Yunani adalah kampung halamannya.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*