Masha, Misteri Gadis Yang Hilang di Odessa Catacombs

Masha, Misteri Gadis Yang Hilang di Odessa Catacombs

Meskipun kamu mungkin belum pernah mendengar tentang Odessa Catacombs, hal pertama yang perlu kamu tahu adalah bahwa tempat itu dipenuhi dengan legenda dan mitos kelam yang tidak akan pernah kamu lupakan.

Cerita menyeramkan tentang Odessa Catacombs dikelilingi oleh mayat-mayat yang ditemukan di dalamnya, hingga orang-orang yang tersesat di sana dan tidak pernah terlihat lagi. Bahkan ada cerita tentang eksekusi dan pemujaan Nazi, belum lagi satu atau dua cerita hantu lainnya.

Namun, legenda Odessa Catacombs yang paling terkenal adalah tentang seorang gadis bernama Masha, yang masuk ke lorong-lorong labirin itu dan tidak pernah ditemukan hingga bertahun-tahun kemudian.

Poin penting dari kisah terkenal ini adalah tidak ada yang yakin apakah itu benar-benar terjadi. Legenda kematian Odessa Catacombs ini telah didukung oleh para saksi, serta foto dan bahkan beberapa artikel berita, tetapi tidak sebanyak fakta nyatanya.

Berbagai Kisah Menyeramkan Odessa Catacombs

Jadi, benarkah itu? Bahkan jika itu hanya mitos, tidak dapat disangkal bahwa cerita catacombs lainnya cukup menyeramkan untuk membuat siapa pun tidak berani masuk ke dalam sana … Atau begitulah seharusnya yang dipikirkan semua orang.

Namun ternyata, banyak orang yang masih ingin masuk ke kegelapan untuk mencari petualangan. Sayangnya, apa yang sering mereka temukan jauh lebih mengerikan.

Kisah Masha Dimulai Dengan Pesta Malam Tahun Baru Yang Salah

Kisah mengerikan tentang Masha di Odessa Catacombs yang beredar di berbagai media, kurang lebih seperti ini:

Pada tahun 2005, sekelompok remaja pergi pada Malam Tahun Baru untuk mengadakan pesta kecil. Mereka memutuskan untuk melakukan ini di Odessa Catacombs, di mana mereka dapat memiliki privasi, mabuk-mabukan, dan bersenang-senang dengan sedikit faktor horor tambahan.

Salah satu remaja itu adalah seorang gadis bernama Masha, dan dia pergi bersama grupnya untuk bersenang-senang. Di dalam sana, anak-anak itu mulai minum-minum, dan tak butuh waktu lama untuk Masha menjadi mabuk.

Kengerian Odessa Catacombs

Dia kemudian pergi untuk melakukan sedikit penjelajahan dengan teman-temannya itu, tetapi dia justru terpisah dari kelompok di antara lorong-lorong seperti labirin di sana. *Beberapa orang mengatakan ini bahkan dilakukan sengaja oleh teman-temannya.

Tak lama kemudian, mereka menyerah untuk mencari Masha yang tersesat dan memutusukan untuk pergi, mereka mengira dia mungkin sudah keluar, atau akan segera keluar dengan sendirinya.

Sayangnya bagi Masha, masalahnya bukan hanya itu.

Masha Tersesat Selama 3 Hari

Yang terjadi selanjutnya bagi Masha adalah perjalanan tiga hari di neraka. Tidak ada cahaya di dalam katakomba selain apa pun yang mungkin dia miliki, dan diyakini dia berkeliaran dalam kegelapan total. Dia tidak punya makanan dan air, sedangkan catacomb itu dingin dan kering.

Yang lebih buruknya lagi adalah diyakini dia berjalan menjauh dari pintu masuk, lebih jauh ke bawah tanah, sehingga suhu disana turun lebih rendah lagi. Pada akhirnya, dia mungkin merangkak untuk dapat terus bergerak menemukan jalan keluar.

Masha Tersessat di Odessa Catacombs

Berdasarkan apa yang ditemukan kemudian, diyakini bahwa Masha tersesat di catacomb setidaknya selama tiga hari, kelaparan, haus, sendirian, dan dalam kegelapan. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana dia meninggal, tapi itu bisa jadi karena dehidrasi atau hipotermia.

Teman-temannya tidak pernah dapat menemukannya, begitu juga dengan pihak kepolisian, yang tidak ingin masuk lebih dalam ke catacomb misterius tersebut.

Butuh Dua Tahun Untuk Menemukan Tubuh Masha

Kurang dari enam bulan setelah insiden tersebut terjadi, berita mulai menyebar di antara penjelajah gua lokal di dekat Odessa bahwa seseorang telah menemukan mayat. Desas-desus itu mengatakan bahwa mayat tersebut berada cukup dalam di bawah tanah, tetapi dari apa yang mereka lihat, tubuhnya masih tampak segar.

Penemuan ini cukup untuk mendorong sekelompok penjelajah masuk ke area tersebut untuk mencari mayat yang diduga, dan tampaknya mereka benar-benar menemukannya. Di tengah dinding dan lantai batu kapur kuning, seorang penjelajah muda menemukan mayat yang sebagian telah dimumikan oleh udara kering yang dingin.

Penemuan Mayat di Odessa Catacombs

Ia mengenakan jeans dan sepatu modern, dan tampaknya itu adalah kematian yang masih baru. Grup itu mengambil foto, di mana tiga anak laki-laki berpose dengan mayat tersebut seolah-olah mereka baru saja mengidentifikasinya.

Kelompok itu seharusnya pergi ke polisi, tetapi mereka enggan diajak masuk kembali untuk mengambil jenazah itu karena jaraknya benar-benar bermil-mil dari pintu masuk. Akhirnya, seorang jurnalis menulis tentang jenazah tersebut, dan dalam waktu 24 jam, polisi datang dan mengeluarkannya.

Kisah Masha Odessa Catacombs Menjadi Legenda Internet

Seperti yang cenderung dilakukan penjelajah perkotaan modern, individu dari kelompok yang menemukan mayat tersebut memutuskan untuk membagikan eksploitasi mereka secara online.

Ceritanya dengan cepat menjadi legenda Internet yang terkenal. Sebuah posting forum tahun 2009 di situs Urban Explorer’s Resource (UER), oleh seseorang bernama Eugene Lata, memasukkan kisah itu ke dalam bahasa Inggris, merinci semuanya mulai dari cerita latar Masha hingga penemuan mengerikan yang telah dibuat kelompok itu.

Odessa Catacomb Yang Penuh Kisah Mengerikan

Dia mengklaim bahwa sahabatnya telah memimpin ekspedisi, dan bahwa dia ada di sana ketika foto terkenal itu diambil. Setelah kejadian itu, Lata mengatakan bahwa kelompok itu terus menjelajahi katakomba, dan kadang-kadang mereka akan turun ke sana selama berhari-hari. Lebih banyak foto muncul, termasuk jepretan tambahan dari terowongan dan bahkan tulang.

Berbagai papan pesan membagikan kisah tersebut, dan situs web mulai menyajikan detail-detail tersebut sebagai fakta. Hal itu dimaksudkan sebagai semacam peringatan bagi orang lain untuk menjauh dari Odessa Catacombs, tetapi disisi lain juga memikat para penjelajah yang penasaran untuk masuk ke sana.

Semua orang ingin melihat di mana Masha yang malang menemui ajalnya. Hanya saja ada satu masalah …

Ada Beberapa Fakta, Tapi Tidak Ada Yang Tahu Seberapa Benar Itu

Keseluruhan cerita Masha mungkin sebenarnya hanya sebuah urban legend. Ada sedikit atau tidak ada catatan tentang seorang gadis bernama Masha yang pernah menghilang di Catacombs, dan bahkan ada yang membantah laporan Lata.

Namun, satu hal yang disepakati adalah bahwa ada mayat baru yang ditemukan di Odessa Catacomb, dan telah dipindahkan sekitar tahun 2004 atau 2005.

Seorang pria bernama Kostya Pugovkin mengklaim bahwa dia adalah salah satu orang yang membawa jenazah tersebut, tetapi awalnya tidak pernah terpikir bahwa itu adalah tubuh seorang gadis bernama Masha.

Dia mengklaim bahwa mereka sedang mencari jenazah seorang bocah bernama Janis Stendzenieks, putra seorang jutawan surat kabar lokal. Dia tersesat, dan ada hadiah yang ditawarkan kepada siapa saja yang dapat menemukan anak itu.

Pencarian Anak Yang Hilang di Odessa Catacomb

Namun, ketika jenazah itu dikeluarkan, kondisinya sudah sangat buruk, dan tanpa faktor pengenal yang baik. Mayat Itu dibawa ke kantor pemeriksa medis polisi, dan semua orang menemukan bahwa, fakta yang mengejutkan, DNA itu tidak cocok dengan bocah yang hilang tersebut.

Dan sebaliknya, itu justru milik seorang gadis yang tidak pernah dapat diidentifikasi. Kalau begitu, apakah asal mula cerita Masha in bear?

Pihak berwenang kemudian menyatakan bahwa foto-foto yang tersebar itu adalah lelucon, dan mayat itu palsu. Meskipun kisah tersebut telah lama diberitakan sebagai fakta, bahkan di surat kabar, sayang hanya sedikit bukti yang ada, dan hanya sedikit orang yang melangkah maju untuk menguatkan klaim yang jarang ada tersebut.

Pada akhirnya, kita tidak bisa sepenuhnya yakin apakah kisah pesta nasib buruk Masha, serta kematiannya yang menyedihkan itu akurat atau tidak, dan itu mungkin tidak akan pernah berubah. Tapi kita tahu bahwa Odessa Catacombs memiliki berbagai kisah mengerikan yang telah dikonfirmasi, dengan sejarahnya yang masih dipenuhi dengan kesuraman, kengerian, dan kematian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*