Dr. John Lambe Sang Penyihir Penyebab Perang Saudara Inggris

Dr. John Lambe Sang Penyihir Penyebab Perang Saudara Inggris
Misteri Dunia

Terkadang ada orang-orang misterius yang muncul entah dari mana, kemudian meninggalkan jejak dan warisan mereka lalu menghilang kembali ke dalam sejarah. Banyak kasus yang terjadi selama berabad-abad dan pada akhirnya selalu meninggalkan misteri.

Salah satunya adalah sosok misterius yang muncul di Inggris pada abad ke-17, sosok yang mengukir jalannya menjadi seorang astrologer dan penyihir hebat yang meninggalkan warisan penuh teka-teki dan tidak dapat dipahami sepenuhnya hingga sekarang.



Dikenal dengan nama John Lambe. Tidak ada yang mengetahui asalnya dan bagaimana kehidupannya sebelum ia muncul di Inggris pada abad ke 17. Saat itu dengan cepat ia mendapatkan julukan sebagai astrologer dan peramal, ia juga mengaku bahwa ia adalah seorang dokter, dan bersikeras menyuruh orang-orang untuk memanggil namanya dengan gelar “dr.”

Meskipun ia tidak pernah menunjukkan bukti sama sekali tentang kredensial medis yang seharusnya, namun gelar tersebut tetap menempel di namanya. Hinnga tidak perlu waktu lama untuk Dr. Lambe menaiki puncak ketenaran.

Namanya dikenal oleh mssyarakat dalam waktu singkat, dibantu dengan klaimnya yang luar biasa bahwa ia memiliki kekuatan yang besar dan kemampuan untuk meramal, menemukan sesuatu yang hilang, melakukan alkimia, mengidentifikasi penyakit, membaca masa depan, dan menangkal sihir hanya dengan bantuan bola kristal misterius yang selalu menemani dirinya.

John Lambe Sang Penyihir

Tak beberapa lama ia melakukan rencananya untuk mengelilingi seluruh wilayah dan nampaknya wajar jika secara tidak sadar ia menanamkan rasa takut untuk sebagian orang hingga akhirnya mendapatkan musuh dalam prosesnya.

Pada tahun 1607, ia dituduh mempraktikkan seni yang bisa digunakan untuk menghabiskan energi tubuh dan kekuatan Thomas, raja keenam dari Windsor of Bromsgroce dan menghibur roh-roh jahat tertentu di Worcestershire.

Namun pada akhirnya ia dibebaskan karena diyakini ornag-orang yang memenjarakannya telah dikutuk. “Sheriff, Juri, dan Para pendukung keputusan hakim” semuanya meninggal dalam waktu 2 minggu.



Setelah itu, di London ia mendapatkan masalah baru lagi, ia kembali ditangkap karena dituduh menggunakan ilmu hitam. Namun karena para penangkapnya terlalu takut, dr Lambe akhirnya dimasukkan ke dalam penjara mewah lengkap dengan dua orang pelayan. Jadi  sebenarnya dia tidak benar-benar menderita dengan kondisi tersebut.

Baca Juga:  Envaitenet Island, Pulau Misterius di Danau Rudolf, Kenya

Tuduhan-tuduhan tersebut justru semakin meningkatkan popularitasnya di dunia supranatural. Dia bahkan mengadakan sesi langsung dari dalam penjara dengan bayaran yang luar biasa. Sehingga yang datang kepadanya adalah kaum-kaum elit di masyarakat yang sangat percaya dengan kemampuannya, dan hal tersebut semakin menguatkan reputasinya.

Pada tahun 1625, Lambe berhasil menarik perhataian George Villiers, Adipati Buckingham ke-1, seorang pria yang juga memilki banyak kontroversi namun menjadi kepercayaan Raja Charles I.

George juga adalah orang yang membebaskan Lambe dan merekrutnya menjadi penasihat pribadi dengan harapan dapat memanfaatkan kemampun penyihir tersebut untuk tujuan pribadinya.

dr. John Lambe

Lambe dan George hampir tidak pernah terpisahkan, bahkan semua keputusan yang dibuat George sebagian besar dipengaruhi oleh Lambe. Dengan bantuan Lambe, George berhasil masuk ke kekuasaan yang lebih besar dan dipandang sebagai satu-satunya orang yang benar-benar memerintah negara dari balik layar.

Setelah itu, reputasi Lambe juga terdorong ke status yang bahkan hampir menjadi sebuah legenda. Beberapa orang percaya bahwa dia adalah seseorang yang pandai menipu, tetapi banyak jugua yang berpikir bahwa dia adalah seorang penyihir yang sangat kuat, bahkan mungkin dia adalah iblis itu sendiri.

Satu slogam populer ada pada saat itu mengenai Lambe adalah:

Who rules the Kingdom? The King. – Siapa yang mengatur kerjaan? Sang Raja.
Who rules the King? The Duke. – Siapa yang mengatur Raja? Sang Adipati.
Who rules the Duke? The Devil! – Siapa yang mengatur Adipati? Sang Iblis!

Sang iblis sudah pasti adalah Lambe, yang mengarah kepada julukannya sebagai “Iblis sang Adipati”, dan dipercaya secara luas oleh penduduk bahwa ia menggunakan matra dan sihirnya dari belakang layar. Segala macam desas desus tentang eksploitasi Lambe menyebar ke seluru pelosok saat itu.



Salah satu cerita yang populer adalah bahwa Lambe pernah mengundang sekelompok orang ke rumahnya di London, dimana ia mengeluarkan sebuah pohon besar dari hampanya udara bersama dengan tiga tukang kayu kecil yang bekerja untuk memotong-motong pohon tersebut, sebelum akhirnya ia menghilang tepat di depan mata penonton.

Salah satu penonton mengambil potongan kayu dari pohon tersebut dan membawanya pulang, dan kabarnya ia diganggu oleh semacam hantu berbentuk api, hingga ia mengembalikannya.

Baca Juga:  10 Fenomena Yang Tak Dapat Dijelaskan Bahkan Oleh Sains

Kisah lainya adalah ketika kabut gelap turun memenuhi Sungai Thames bersama dengan angin puyuh yang aneh, dan banyak pengamat yang mengklaim melihat sosok Lambe terbang di atas udara, dan itu semua dikaitkan dengan ilmu hitamnya.

Yang lainnya mengklaim bahwa ia telah meramalkan atau bahkan menyebabkan kematian dan melapetaka, karena diserang oleh saingan politik sihir. Dan itu sudah cukup untuk memberi teror kepada warga London.

Teror Penyihir

Ada banyak upaya pada saat itu untuk membuat Lambe diadili dan didakwa atas tuduhan sihir dan ilmu hitam, dan hal tersebut sebenarnya sangat umum pada jaman itu. Namun mengingat koneksi yang dimilikinya, Lambe tampaknya sama sekali tidak tersentuh.

Tetapi disisi lain karena buruknya sosok Lambe di mata masyarakat, hal tersebut membuat George maupun raja Cherles 1 kehilangan dukungan di mata politik. Namun demikian, mereka tetap menikmati posisi kekuasaan saat itu.

Lambe juga masih ditakuti sebagai penyihir, sampai akhirnya ia melakukan sebuah kejahatan yang relatif “normal” dan non magis yang akan membuat kejatuhan dirinya dimulai..



Pada tahun 1627, Lambe dituduh memperkosa seorang gadis berusia 11 tahun, bernama Joan Seager, dan kali ini konsekuensi serius akan diterimanya. Meskipun ia menyangkalnya, Lambe ditangkap, dituduh, bahkan dijatuhi hukuman mati karena kejahatan tersebut.

Tapi, lagi-lagi karena koneksinya yang kuat dengan orang-orang berkuasa, membuat eksekusinya ditunda berkal-kalo dan ia bahkan diizinkan kembali ke kamarnya sendiri. Dititik ini, para warga London sudah mulai tidak tahan mereka merasa semua ini sudah keterlaluan dan mulai mengambil tindakan dengan cara mereka sendiri.

Terlepas dari ketakutan mereka terhadap Lambe, segerombolan orang mulai berkumpul dan berjalan ke teater dimana Lambe sedang menikmati pertunjukan. Dan seperti biasa, Lambe berada di sana dengan dikelilingi oleh beberapa pengawalnya.

Tetapi ternyata hal tersebut tidak menghalangi mereka untuk mengejar Lambe. Ia berhasil kabur keluar teater dan menyelinap ke gang-gang kecil, namun orang-orang yang mengejarnya tidak menyerah semudah itu, hingga akhirnya Lambe menemui jalan buntu, dan gerombolan orang itu sudah mengepungnya.

Dalam keadaan tersudut, Lambe dilempari batu secara brutal, dan dipukuli secara membabi-buta. Setelah puas melihat Lambe sekarat, mereka segera meninggalkannya sendirian di sana. Hingga beberapa jam kemudian Lambe menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca Juga:  Kematian Misterius James Forrestal, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Pembunuhan John Lambe


Misteri Dunia: Kasus Aneh Profesor Juncker dan Mayat Yang Hidup Kembali


Pada akhirnya tubuhnya ditemukan oleh seseorang yang langsung melaporkannya kepada pihak berwenang. Ketika tubuh Lambe digeledah, mereka menemukan banyak pelengkapan sihir, seperti: Bola kristal, Nightcap emas, 12 kantung sutra dan 8 foto ukuran kecil.

George yang terkejut dan marah besar ketika diberi tau bahwa Lambe telah terbunuh, langsung melakukan penyelidikan besar-besaran tentang kematiannya, namun tidak pernah ada yang ditangkap dan didakwa, terutama karena semua orang yang mengetahui kejadian tersebut, benar-benar menutup mulutnya rapat-rapat.

Ketika kabar bahwa “Iblis sang Adipati” telah mati tersebar, terlihat sedikit kegembiraan di antara para penduduk, dan yang menariknya lagi George sendiri terbunuh beberapa bulan kemudian, karena ditikam sampai mati oleh perwira militernya sendiri yang dendam kepadanya.

Kematian lain yang mengikuti tewasnya Lambe adalah pembantu sekaligus kekasihnya sendiri, Anne Bodenham, yang secara luas diyakini sebagai murid seni ilmu hitamnya dan dikatakan memiliki kemampuan untuk dapat berubah menjadi orang lain, namun pada akhirnya ia tertangkap dan dieksekusi dengan cara digantung.

Hukum Gantung Penyihir

Bahkan dalam kematian, warisan Lambe akan tetap ada, karena ia akan diabadikan dalam literatur, dengan banyak buku dan drama yang ditulis tentang kehidupannya yang aneh selama bertahun-tahun.

Dia akan disalahkan karena menetapkan jalur untuk Raja Charles I ke Perang Saudara Inggris, yang akan menyebabkan sang Raja akhirnya dipenggal, tetapi tidak pasti seberapa banyak perbuatan Lambe yang akhirnya mempengaruhi sejarah Inggris.

Jadi sebenarnya siapakah John Lambe? Dari mana dia berasal dan bagaimana dia bisa sepenuhnya menempatkan dirinya dalam sejarah Inggris? Apakah dia benar-benar pengguna sihir yang kuat atau dia hanya pemain sandiwara, penipu … penipu yang hebat?

Entah apakah dia mampu atau tidak melakukan semua atau bahkan setengahya dari yang ia katakan, namanya masih tetap terukir dalam sejarah, dan menambah daftar misteri yang tidak akan pernah kita pahami sepenuhnya.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*