Alas Roban, Angkernya Jalur Hutan di Jawa Tengah

Alas Roban. Siapa yang tidak kenal dengan nama yang ketika disebut saja sudah membuat bulu kuduk kita merinding. Tidak melebih-lebihkan, karena nyatanya Alas Roban telah memakan banyak korban, mulai dari kecelakaan misterius, kasus pembunuhan, bahkan dikenal sebagai tempat pembuangan mayat.

Terletak di daerah Gringsing, kabupaten Batang, Jawa Tengah, Alas Roban yang merupakan hutan, di dalamnya dibuat sebuah jalan untuk menghubungkan kota-kota antar provinsi. Jalan tersebut berumur sangat tua yang sudah ada ketika belanda baru menjajah tanah Jawa.

Kisah yang paling terkenal sekaligus mengerikan tentang Alas Roban adalah cerita tentang para Penembak Misterius (Petrus) yang membuang mayat-mayat di sini. Lebih menyeramkannya lagi, mayat-mayat tersebut selalu tiba-tiba hilang dalam hitungan hari.

Petrus adalah operasi rahasia dari Soeharto yang dilakukan untuk menangkap dan membunuh oknum-oknum yang meresahkan ketentraman dan keamanan masyarakat setempat khususnya di daerah Jakarta dan Jawa Tengah. Pelaku penambakkan masih belum jelas hingga detik ini, itulah mengapa muncul sebutan PETRUS (Penembak Misterius). 

Sejarah Alas Roban

 

Sejarah mengenai pembangunan jalan Alas Roban juga tidak kalah menyeramkan. Jalan tersebut dibangun oleh para pribumi dengan usaha yang luar biasa, karena pada jaman itu ketika teknologi belum seperti saat ini, mereka harus berupaya membelah bukit, menggunduli setengah hutan untuk membuat jalan tersebut, dan yang lebih mengerikan lagi, mereka semua adalah buruh kerja paksa.

Ya, ribuan orang pribum dipaksa untuk membuat jalan selebar dan sepanjang itu, dan hasilnya banyak dari mereka yang meninggal karena terlalu lelah dan penyiksaan oleh para Belanda. Mayat-mayat para pekerja biasanya dibuang begitu saja di tepi-tepi jalan. Karena itulah banyak saksi mata yang sering mendengar suara-suara dan melihat penampakan yang mengerikan.

 

Jalur Berbahaya Alas Roban

 

Dengan lajur yang berkelok-kelok dan curamnya jalur naik turun di beberapa titiknya, kalian yang ingin melewati jalan ini diharuskan membawa kendaraan yang sangat layak, begitu juga mental anda. Karena sudah menjadi hal biasa untuk siapa saja yang melewati jalan ini akan diganggu oleh “penghuni” di sana.

Di beberapa titik juga jalanan Alas Roban akan sangat gelap, sehingga kalian harus meningkatkan kewaspadaan kalian ketika melewatinya. Jika dihitung mungkin sudah ada ratusan kecelakaan terjadi di tempat ini dengan rata-rata korbannya meninggal dunia.

Menurut dugaan, alasan mengapa sering terjadi kecelakaan adalah karena kurang fokusnya para pengemudi, entah karena lingkungannya atau memang pengaruh hal mistis. Tidak hanya itu, jalanannya sendiri juga licin ditambah beberapa tikungan yang tajam. Banyak pengemudi yang memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi, sehingga membuat risiko kecelakaan semakin besar.

 

Bus Hantu Alas Roban

 

Ada juga sebuah cerita yang terjadi pada tahun 1996, yang dikisahkan oleh seseorang yang bernama Brodigyo,

Saat itu sedang gerimis. Brodigyo yang sedang mengendarai sepeda motornya hendak melakukan perjalan dari Surabaya. Saat itu Brodigyo memasuki daerah Alas Roban sekitar pukul 12 malam. Brodigyo menceritakan bahwa ada suatu kondisi yang mengharuskan dia melanjutkan perjalanan malam itu.

Kejanggalan terasa tepat ketika dia masuk ke jalan Alas Roban, ia melihat sorot lampu bus yang mengikuti lajur motornya dari belakang. Sesekali Brodigyo mencoba memperlambat laju motornya agar bus tersebut dapat mendahului, namun anehnya bus tersebut malah ikut melambat seolah tetap ingin di belakang Brodigyo .

Brodigyo pun panik. Ia lalu melihat ke arah spion, dan terkejut ketika melihat rupa bus tersebut. Pasalnya bus tersebut bukanlah model bus yang ada pada masa itu, melainkan model zaman dahulu yang berbentuk seperti mobil kijang.

Karena sudah panik, Brodigyo pun langsung tancap gas, dan benar saja bus misterius itu pun ikut menambah kecepatan, bahkan seolah-olah ingin menabrak motor Brodigyo, untungnya bus tersebut tiba-tiba lenyap sesaat setelah ia menyalip Brodigyo.

Berdasarkan pengalaman orang-orang berkemampuan khusus yang menelusuri jalan Alas Roban, ada pantangan-pantangan yang sebaiknya kita hindari. Pertama-tama jangan melewati jalan ini ketika malah hari. Usahakan melewatinya saat pagi atau siang hari, karena selain akan meningkatkan fokus kita ketika berkendara, kita juga akan terhindar dari kabut tebal yang ada saat malam hari.

Selanjutnya adalah selalu abaikan godaan yang ada di jalan. Jadi, ketika kalian melihat sesuatu yang aneh, usahakan untuk cuek dan jangan membahasnya ketika masih ada di jalan. Karena jika kita memberikan perhatian terhadap hal tersebut, selain fokus berkendara kalian terganggu, penduduk setempat juga mengatakan bahwa makhluk gaib di sana akan tertarik dengan kita.

Jadi bagi kalian yang ingin melewati jalan Alas Roban ini, diharapkan untuk selalu berhati-hati dan siapkan kondisi fisik dan mental kalian yang sebaik-baiknya agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

 

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *