Penjaga Waktu

CreepyPasta Indonesia Penjaga Waktu

Penjaga Waktu adalah Creepypasta Indonesia yang menceritakan tentang seorang laki-laki yang mendapatkan jam tangan yang menunjukan waktu kematiannya.

•••

Dia mendapatkan jam tangan pada ulang tahunnya yang kesepuluh. Itu adalah jam tangan plastik abu-abu biasa yang bisa kamu temukan di toko manapun, kecuali satu fakta bahwa jam tersebut menghitung mundur

.”Hanya itulah waktumu yang tersisa di dunia, Nak. Gunakan dengan bijak.” Dan anak laki-laki itu pun melakukannya. Jam terus berdetak, anak laki-laki itu, kemudian telah menjadi seorang pria, dan menjalani hidupnya dengan sepenuhnya.

Dia mendaki gunung dan berenang di lautan. Dia berbicara, tertawa dan hidup dengan mencintai. Pria itu tidak pernah takut, karena dia tahu persis berapa banyak waktunya yang tersisa.

Hingga akhirnya, jam tangan itu memulai hitungan mundur terakhirnya. Pria yang kini sudah semakin menua itu berdiri dan melihat-lihat semua yang telah dia lakukan, semua yang telah dia bangun dan capai selama hidupnya.

5. Dia berjabat tangan dengan rekan bisnis lamanya, pria yang telah lama menjadi teman dan kepercayaannya.

4. Anjingnya datang dan menjilat tangannya, Pria tua itu memberi tepukan hangat di kepala anjing itu untuk persahabatannya selama ini.

3. Dia memeluk putranya, mengetahui bahwa dia telah menjadi ayah yang baik.

2. Dia mencium kening istrinya untuk terakhir kalinya.

1. Orang tua itu tersenyum dan memejamkan matanya.

Kemudian, tidak ada yang terjadi. Jam tangan itu berbunyi sekali dan mati. Dan Pria tua itu masih berdiri di sana, sangat-sangat … hidup.

Kamu mungkin akan berpikir bahwa pada saat itu dia akan sangat gembira. Namun sebaliknya, untuk pertama kali dalam hidupnya, pria itu mulai ketakutan.

There are things known and there are things unknown, and in between are the doors of perception ~

3 thoughts on “Penjaga Waktu

  1. Saatnya aing menjelaskan… Jadi tujuan dia dikasih jam itu biar dia jadi orang yang pemberani, ga takut ambil resiko, dan melakukan apapun yang dia mau.. karena dia dibohongin kalo waktu kematiannya ditunjukin ama tu jam.. jadi menurut dia kalo dia lompat dari tebing sekalipun, kalo jamnya belum nunjukin saat kematiannya.. ya dia masih aman.. padahal kaga .. dan dia baru sadar pas dia dah tua kalo jamnya tu hanya jam biasa yang menghitung mundur.. makanya ketakutan dah tu.. ga berani hidup bebas lagi. Correct Me if i’m watashi wrong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
error: Alert: Konten Dilindingi !!