Patung H.C Verbraak Taman Maluku, Bandung

Seramnya Patung H.C. Verbraak Taman Maluku, Bandung

Pada tahun 1870, ada seorang pastor Belanda bernama, H.C. Verbraak yang bertugas di Padang dan beberapa daerah lainnya. Setelah itu dia melanjutkan tugasnya di Aceh sampai akhirnya beliau pensiun dan berdomisili di Magelang, lalu pada tahun 1918 pastor Verbrakk meninggal dunia.

Kemudian ada sebuah lembaga yang menggalang dana untuk mendirikan patung pastor tersebut di tahun 1992, tepatnya tanggal 27 Januari, di Taman Maluku, Bandung, yang saat itu bernama Paradisi in Sole Paradisus Terrestris, patung ini dibuat di Belanda oleh seniman G.J .W Rueb.

Banyak kisah yang mengatakan bahwa pastor Verbraak mengalami kecelakaan pesawat dan meninggal tepat di mana lokasi patungnya berdiri. Namun ada juga yang mengatakan bahwa hal tersebut hanyalah mitos belaka, dan mengapa patung tersebut ada di Bandung adalah karena lembaga The Dutch East Indian Army yang menggalang dana untuk membuat patung tersebut berletak di Bandung.

Patung H.C Verbraak Bandung

Dengan berdirinya patung Verbraak, terlahir juga cerita dan mitos yang berkembang dalam masyarakat Bandung. Banyak yang mengatakan bahwa ketika malam hari, patung tersebut dapat bergerak dan berpindah tempat.

Ada juga beberapa saksi yang mengatakan bahwa mata patung tersebut seringkali bergerak mengikut para pejalan yang melewati Taman Maluku, bahkan beberapa orang sampai terkejut dan terjatuh ke pinggir jalan. Banyak orang yang percaya bahwa mitos tersebut berkembang hingga kini karena ulah makhluk gaib dengan memanipulasi pengunjung Taman Maluku agar melihat seolah-olah mata patung Verbraak bergerak mengikuti mereka.

Namun beberapa orang yang tidak percaya dengan hal-hal gaib memiliki pendapat yang logis. Mereka mencoba menyorot patung tersebut dengan menggunakan senter pada malam hari, dan ternyata benar, mata patung pastor Verbraak seolah-olah bergerak mengikuti mereka.

Patung H.C Verbraak

Mereka berpendapat, hal ini dikarenakan kesalahan mata dalam menangkap gambaran patung yang hanya memiliki satu warna saja, sehingga mata kesulitan membedakan dengan jelas bagian muka patung, karena bisa jadi bagian yang seolah-olah melihat itu sebetulnya bagian samping atau belakang kepala patung, bukan bagian wajah.

Patung H.C. Verbraak memiliki tinggi sekitar 4 meter, berwarna hitam dengan dengan busana Pastornya dan sedang memegang sebuah buku. Patung ini menambah kesan angker Taman Maluku saat malam hari.

Di Taman Maluku juga banyak yang sering melihat wanita bergaun putih yang menyerupai Noni Belanda, dan yang paling mengganggu dari sosok ini adalah setiap kedatangannya selalu disertai dengan wangi melati yang pekat.

Patung Pastor Verbraak

Ada lagi sosok buto ijo yang sering menampakkan diri di kawasan Taman Maluku, dan ada juga sosok tinggi besar yang dikatakan masyarakat sekitar sebagai penjaga patung pastor Verbraak, karena di bawah patung tersebut dipercaya sebagai makam beliau.

Jadi, jika kalian penasaran dengan patung H.C. Verbraak, kalian bisa langsung mengunjungi kawasan Taman Maluku, Citarum, Bandung dan membuktikan sendiri mitos-mitos yang selama ini dipercayai oleh masyarakat di sana. Namun terlepas dari benar atau tidaknya mitos-mitos tersebut, kita harus tetap menjaga sikap dan perilaku dimanapun kita berada, karena kita tidak tahu makhluk apa yang mungkin sedang mengawasi.

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *