Misteri Putri Duyung dan Kasus Anehnya di Skotlandia

Misteri Putri Duyung dan Kasus Anehnya Di Skotlandia
Misteri Dunia

Selama berabad-abad ada satu kisah populer yang diceritakan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia dan semua lapisan masyarakat. Apa kalian tahu apa? Dia adalah makhluk setengah manusia, setengah ikan. Tidak.. tidak.. bukan Aquaman, tapi … Putri Duyung.

Sepanjang sejarah, ada banyak sekali cerita mengenai putri duyung, tentu saja kebanyakan dari cerita tersebut adalah mitos, namun jika dilihat lebih teliti sepertinya ada beberapa kisah yang nampak nyata bahkan masuk ke dalam sejarah.



Para penjelajah telah menuliskan pada jurnal mereka megenai penampakan makhluk tersebut, banyak juga laporan dan saksi mata. Semuanya membuat orang-orang bertanya-tanya manakah yang hanya hayalan semata dan manakah yang benar-benar nyata.

Dari sekian banyaknya kisah mengenai Putri Duyung, ada satu kisah yang cukup menarik untuk dibahas dan berasal dari sebuah pulau di Skotlandia.

Kisah ini berasal dari pulau-pulau berangin sepoi-sepoi yang dikenal dengan nama, Outer Hebrides, terletak di lepas pantai barat Skotlandia, pulau-pulau ini juga dikenal dengan nama: Na h-Eileanan Siar, Na h-Eileanan an Iar, dan Innse Gall, yang berarti “Pulau orang asing”.

Pulau-pulau tersebut juga merupakan sejarah panjang masyarakat Skotlandia dan memiliki berbagai struktur prasejarah, beberapa yang terkenal adalah markas kepala klan MacLeods, MacDonalds, Mackenzies and MacNeilsbut.

Namun kita tidak akan membahas semua itu, yang akan kita bahas adalah sebuah kisah dan mungkin bagian dari sejarah yang sangat aneh mengenai putri duyung yang sebenarnya.

Kisah Putri Duyung di Skotlandia

Kejadian ini dimulai pada tahun 1830, ketika sekelomok penduduk setempat sedang bekerja memotong rumput laut di pantai barat pulau Benbecula, yang dikenal dengan nama Sgeir na Duchadh. Saat itu, di beberapa titik terlihat penampakan aneh seperti sesosok wanita yang sedang berenang di dalam lautan keabu-abuan tersebut.

Siapapun atau “apapun” itu, ia terlihat sangat nyaman berkeliaran di sana, berenang dengan keterampilan dan ketangkasan yang luar biasa, ia bahkan dapat melakukan jungkir balik di atas air. Pemandangan aneh tersebut mengundang banyak orang untuk berkumpul menyaksikannya, bahkan ada beberapa pria yang mencoba untuk menangkap makhluk tersebut.

Baca Juga:  Rumah Kaimuki, Rumah Hantu Amityville di Hawaii

Ada satu laporan tertulis, yang berisikan:

Sekitar 70 tahun yang lalu, orang-orang melakukan pekerjaan rutinnya memotong rumput laut di Sgeir na Duchadh, Grimnis, Benbecula. Sebelum mengenakan stockingnya, seorang wanita pergi ke ujung terumbu untuk mencuci kakinya.

Ketika melakukan itu, ia tiba-tiba mendengar suara percikan di laut yang kala itu sedang tenang, ia mendongak, dan saat itu juga ia mlihat sosok wanita beberapa meter jauh di depan.Karena khawatir, wanita tersebut memanggil teman-temannya hingga semua orang datang ke tempat itu.

Makhluk tersebut sepertinya tidak menyadari kehadiran masyarakat saat itu, ia melakukan berbagai ketangkasan dengan berjungkir balik ke berbagai arah.Beberapa pria mencoba memasuki air untuk menangkapnya, namun makhluk tersebut bergerak di luar jangkauan mereka.

Apapun itu, sosok misterius tersebut dapat melarikan diri dengan cara yang anggun dan tanpa usaha. Orang-orang tetap berada di sana untuk beberapa waktu, namun makhluk tersebut tidak pernah muncul lagi, mereka-pun kemudian kembali dengan tugasnya masing-masing.

Mermaid di Pantai Utara Skotlandia


Misteri Dunia: Makam Menyeramkan dan Misterius Ditemukan di China


Beberapa hari kemudian, sesuatu yang sangat aneh terdampar di pantai yang hanya berjarak beberapa mil di sebelah utara, di tempat yang bernama Culle bay, dekat kota Nunton. Sebuah laporan akan menggambarkannya sebagai berikut:

Bagian atas makhluk tersebut seukuran anak-anak berusia 4-5 tahun, dengan ukuran payudara orang dewasa. Rambutnya hitam, panjang dan berkilau, sedangkan kulitnya putih, mulus dan lembut. Sedangkan bagian bawahnya berbentuk seperti ikan salmon, namun tanpa sisik.

Kerumunan orang yang datang untuk melihat makhluk aneh ini sepakat bahwa mereka saat itu tengah memandang apa yang orang-orang sebut dengan … Putri Duyung atau disebut juga Ceasg.

Baca Juga:  Envaitenet Island, Pulau Misterius di Danau Rudolf, Kenya

Duncan Shaw, yang menjadi sherif di distrik tersebut, dipanggil untuk menyelidikinya. Dia terkejut dengan apa yang dia dan masyarakat saksikan, dan dia sekarang percaya bahwa Putri Duyung itu nyata.



Tidak tahu harus berbuat apa lagi, Shaw memerintahkan jenazah tersebut untuk dibungkus dengan kain dan ditempatkan di peti mati yang dibuat khusus, setelah itu dikuburkan di pantai tidak jauh dari tempatnya ditemukan, pemakaman tersebut bahkan dihadiri oleh banyak masyarakat di sana.

Namun sayangnya, jika memang pernah ada batu nisan atau penanda lainnya di kuburan Putri Duyung tersebut, mungkin sekarang sudah hilang. Tapi mengingat popularitas dari kisah itu, banyak orang yang berspekulasi bahwa masih ada sisa-sisa areal putri duyung yang terkubur di sana.

Masalahnya dengan kisah ini adalah bahwa lokasi yang dikatakan tidak jelas.  Kita tau bahwa kejadian tersebut terjadi di teluk Culle, namun sama sekali tidak ada petunnjuk detail kemana kita harus mencarinya.



Ada banyak pantai di sana, dan mengingat kejadian tersebut sudah terjadi beberapa dekade yang lalu maka tentu saja kemungkinan besar jejaknya sudah menghilang. Jadi kuburan tersebut bisa berada di mana saja.

Selama beberapa tahun ini ada beberapa tim yang mengkalim telah menemukan kuburan Putri Duyung misterius tersebut, tetap mereka sejauh ini tidak dapat menunjukan bukti apa-apa. Dan yang tersisa hanyalah pertanyaan apakah kisah ini benar-benar nyata ataukah hanya bagian dari warna-warni cerita pengantar tidur anak-anak.

Menariknya, akan ada kisah lain mengenai Putri Duyung di sekitar tahun yang berdekatan, salah satunya pada tahun 1833, ketika para nelayang di wilayah yang sama diduga menangkan makhluk dengan “wajah seperti kera namun memiliki tubuh seorang wanita” yang mereka biarkan hidup selama 3 jam sebelum melepaskannya kembali ke laut.

Putri Duyung di Scotlandia

Beberapa laporan lain diberikan di Pengiklan Paisley Herald & Renfrewshire pada tahun 1869, yang berbunyi:

Putri duyung cukup umum di pantai Caithness hingga tahun 1809, orang-orang biasa sering melihatnya; tetapi di samping kesaksian mereka, kami memiliki saksi-saksi yang sangat terhormat, Miss Eliza Mackay, putri menteri Reay, melihat satu ketika dia berjalan dengan temannya Miss Mackenzie, di pantai, dan dia menulis laporan lengkap dan khusus kepada Ny. Innes.

Saat berjalan-jalan, para wanita muda ini mengamati tiga orang di atas batu yang mencurigakan, dan ternyata mereka sedang melihat sesosok manusia yang mengambang di air, naik-turun bersamaan dengan gelombang laut, dan memperlihat kepala, leher serta lengannya.

Kulitnya berkilau, jari-jarinya panjang dan kurus, matanya abu-abu, rambutnya panjang, berwarna kehijauan, dan berminyak, yang kadang-kadang mentupi wajahnya, lalu ia rapihkan kembali dengan tangannya.

Ia juga berulang kali melambai-lambaikan tangannya untuk mengusir burung camar yang mengganggunya. Mereka menyaksikannya lebih dari satu jam di bawah sinar matahari yang cerah. Teluk Reay tampaknya menjadi tempat favorit untuk putri duyung ini.

Tn. William Munro, kepala sekolah Thurso, dalam konfirmasi kisah kedua wanita muda tersebut, menyatakan hal itu ketika tinggal di Reay dan melihat putri duyung yang sedang menyisir rambut panjang dan kecoklatannya.William mengamatinya untuk waktu yang singkat, namun cukup dekat hingga akhirnya ia menyelam ke dalam air dan menghilang.

Apa yang terjadi di pantai Skotlandia bertahun-tahun yang lalu? Apakah semua itu hanyalah semacam kesalahan identifikasi? Atau semua itu hanyalah sepotong cerita rakyat yang diceritakan secara fantastis hingga dianggap sebagai catatan sejarah? Atau memang semuanya benar-benar ada dan tejadi? Semuanya masih tidak jelas.

Baca Juga:  Kasus Aneh John Murray Spear dan Misteri Mesin Tuhan

Jadi apakah Putri Duyung benar-benar ada atau tidak akan terus diperdebatkan, dan unsur-unsur kebenaran dalam semua cerita tersebut belum dapat dipahami sepenugnya. Namun sepertinya cerita-cerita penghuni lautan tersebut akan tetap ada dan abadi.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*